Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Militer.ID – Peran pemuda sebenarnya sudah sangat besar bahkan jauh sebelum perang mempertahankan kemerdekaan. Kalangan pelajar atau mahasiswa Indonesia di Belanda ketika tahun 1908 berinisiatif mendirikan sebuah organisasi dengan nama Indische Verenidge yang pada akhirnya berubah menjadi Perkumpulan Indonesia atau dalam ejaan lama adalah Perkoempoelan Indonesia, yakni pada tahun 1922 dan kemudia berubah lagi menjadi Perhimpoenan Indonesia.

Resimen Mahasiswa

Parade Resimen Mahasiswa

Sejak saat itu sampai sekitar tahun 1924, Perhimpunan Indonesia dengan tegas menuntut sebuah Kemerdekaan bagi Indonesia, bersama Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia dan Pemuda Indonesia mereka merupakan organisasi mahasiswa yang memiliki andil besar dalam merintis dan melaksanakan Kongres Pemuda Indonesia yang dilaksanakan pada tahun 1928.

Bahkan ketika Jepang berkuasa, aktifitas para pemuda dan mahasiswa kian terbatas, mereka masih tetap berjuang secara sembunyi-sembunyi meskipun Jepang tetap memberikan kesempatan bagi mereka membentuk Seinendan, Keibodan dan beberapa organisasi pemuda dan pelajar lain, himpunan organisasi pelajar ini tetap tidak ingin keinginannya diketahui oleh pihak manapun.

Tepat pada tanggal 3 Juni 1945 bertempat di kawasan Menteng No.31 Jakarta, para organisasi pemuda dan mahasiswa mengadakan sebuah acara sidang berupa pertemuan dimana hal tersebut pada akhirnya menghasilkan sebuah keputusan yang dikenal sebagai Ikrar Pemuda 3 Juni 1945.

Dan tepat pada tanggal 23 Agustus 1945 terbentuklah Badan Keamanan Rakyat dan yang pada akhirnya pun dibentuk BKR Pelajar. Dan pada tanggal 5 Oktober 1945, Presiden Sukarno melalui maklumatnya kemudia mengumumkan terbentuknya Tentara Keamanan Rakyat, dimana hal ini kemudian diikuti oleh para pelajar dan mahasiswa untuk membetuk TKR Pelajar.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse