Militer.ID
No Result
View All Result
Download
Militer.ID
No Result
View All Result
Militer.ID
No Result
View All Result

T.B. Simatupang : Di Balik Perumusan Pedoman Prajurit Sapta Marga TNI

Ichsan Pratama by Ichsan Pratama
Oktober 1, 2025
in Sejarah
0
TB Simatupang Di Balik Perumusan Pedoman Prajurit Sapta Marga TNI Angkatan Perang
Share on FacebookShare on Twitter

Militer.ID – Pada tanggal 5 Oktober 1951 yang merupakan hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia ke-6 lahirlah pedoman prajurit yaitu Sapta Marga TNI.

Sapta Marga merupakan kode etik bagi prajurit sebagai bentuk nyata dalam mempersiapkan bersatunya Angkatan perang Republik Indonesia (APRI).

You might also like

ransum tentara

Sejarah dr Sardjito, Sosok yang Berjasa Membuat Ransum Tentara

Januari 14, 2026
Pasukan Rajawali Para Raider TNIAD

Pasukan Pemburu Rajawali Embrio Para Raider

Januari 10, 2026

T. B. Simatupang selaku Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia (Periode 1950-1953) menjelaskan bahwa perumusan Sapta Marga bermaksud untuk mencegah perpecahan di dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia dari tarikan ekstrem kiri dan kanan.

Dan dalam proses perumusan Sapta Marga yang tercatat dalam buku, Sejarah TNI-AD (1945-1973) : Peranan TNI AD Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjelaskan para tokoh perumus Sapta Marga di pimpin oleh Kolonel Bambang Supeno dibantu oleh Sekretaris yaitu Mayor Guritno.

Baca Juga :

  • Pertempuran Ambarawa Langkah Awal Jenderal Soedirman
  • Awal Mula Terbentuknya Pancasila Sebagai Dasar Negara

Rumusan prajurit ini dirancang secara bersama-sama oleh para pemikir di jajaran TNI serta para tokoh bangsa seperti Supomo, Ki Hajar Dewantara, Husen Djajadiningrat dan Mohammad Yamin.

Para tokoh perumus tersebut dibentuk oleh gabungan dari masing-masing Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia.

Menurut T. B. Simatupang, para tokoh perumus berupaya dengan keras sampai sering mengadakan berbagai pertemuan yang terkadang mendekati kondisi mistik, hingga akhirnya mereka melaporkan hasil perumusan kepada gabungan Kepala Staf APRI.

Dari hasil pekerjaan yang telah dirumuskan, selanjutnya oleh gabungan Kepala Staf kemudian perumusan tersebut pun diperbaiki, disempurnakan maksud serta tujuannya, berikut kalimatnya diperjelas serta dibuat sistematik yang nyata sehingga seluruh perumusan disusun dalam 7 pokok, terang T. B. Simatupang.

Menengai istilah tujuh pokok tersebut, T. B. Simatupang lebih menyukai penamaan yang lebih sederhana yakni pedoman prajurit. Namun, hampir keseluruhan peserta dalam rapat tersebut menolaknya.

Banyak dari peserta rapat yang menginginkan istilah yang lebih terang dan jelas namun menunjukkan sebuah identitas. Dan sebagian besar dari mereka pun memberikan contoh nama Pancasila yang nyatanya memberikan identitas dan memiliki makna yang dalam serta jelas pada suatu Bangsa.

Para hadirin pun menginginkan agar pedoman prajurit tersebut dirumuskan suatu istilah yang dapat memberikan dimensi loyalitas, daya tarik yang besar serta imajinasi.

Dan ketika T. B. Simatupang bertanya kepada mereka tentang usulan nama, mereka pun menjawab Sapta Marga.

Pada awalnya T. B. Simatupang pun agak keheranan dengan istilah Marga yang disebutkan. Karena menurutnya sebagai orang Batak, T. B. Simatupang menyamakan istilah marga sebagai “bagian kekerabatan”, padahal marga yang dimaksudkan oleh para hadirin yakni adalah “pegangan hidup.”

Namun menurutnya, permasalahan nama bagi sebuah pedoman atau kode etik prajurit rasanya tidak dapat dihadapi secara rasional saja, maka oleh sebab itu T. B. Simatupang pun pada akhirnya menyetujui saran agar pedoman prajurit pun diberikan nama Sapta Marga.

Tags: SejarahTNI AD
Ichsan Pratama

Ichsan Pratama

Militer.ID - Platform inspiratif potensi pertahanan dan Militer Indonesia. Menyajikan informasi bela negara dan cinta tanah air dalam konten kreatif.

Related Stories

ransum tentara

Sejarah dr Sardjito, Sosok yang Berjasa Membuat Ransum Tentara

by Restia Ningrum
Januari 14, 2026
0

Tentara yang sedang bertugas ke medan perang tentunya membutuhkan energi untuk bertahan. Apalagi, untuk kondisi darurat yang tidak sama seperti...

Pasukan Rajawali Para Raider TNIAD

Pasukan Pemburu Rajawali Embrio Para Raider

by Ichsan Pratama
Januari 10, 2026
0

Militer.ID - Saat menjadi Komandan Batalyon 328 Lintas Udara Kostrad (Yon 328 Linud Kostrad) pada tahun 1987-1991 - sekarang Yonif...

Pertempuran Ambarawa

Pertempuran Ambarawa : Awal Langkah Jenderal Soedirman

by Ichsan Pratama
Januari 7, 2026
1

Militer.ID - Setelah dikepung oleh Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Magelang dan setelah gencatan senjata yang telah di mediasi oleh...

sejarah polwan

Mengenal Sejarah Polwan yang Berawal dari 6 Remaja Minang

by Restia Ningrum
Desember 26, 2025
0

Sebagian perempuan Indonesia bercita-cita untuk mengabdi di instansi kepolisian, yaitu dengan menjadi Polwan (Polisi Wanita). Selain persyaratan fisik, ada beberapa...

Next Post
Sejarah Kostrad

Sejarah Kostrad - Komando Strategis Angkatan Darat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2022 Militer.ID - All Rights Reserved.

No Result
View All Result

© 2022 Militer.ID - All Rights Reserved.

Go to mobile version