Militer.id Batalyon Infanteri 5 (Gurita Cakti) atau Yonif 5 Marinir merupakan pasukan marinir Tentara Nasional Angkatan Laut (TNI AL). Batalyon Infanteri 5 Marinir  ini merupakan bagian dari Brigade Infanteri 1/Marinir. Batalyon Infanteri ini memiliki markas besar di Tanjung Perak, Surabaya berdiri pada tanggal 14 Juli 1962 melalui surat keputusan (Skep) Panglima KKO AL nomor 5401.11 pada tanggal yang sama.

Sejarah Singkat Yonif 5 Marinir

Sejarah Singkat Yonif 5 Marinir

Pada awalnya, Yonif 5 marinir ini disebut sebagai Batalyon-5 KKO AL. Berkembangnya organisasi KKO, berubah nama menjadi Batalyon 5 Infanteri KKO AL sesuai Skep Panglima Komando nomor 5401.13 pada tanggal 31 Desember 1965. Yonif 5 KKO AL tahun 1971 masuk ke dalam organik Paskoarma dan diresmikan sebagai satuan cadangan umum sekaligus induk pembinaan Paskamrat Daeral.

Yonif-5 KKO AL tahun 1997 kembali mengalami perubahan, berganti nama menjadi Batalyon-5 Parasutis Amfibius. Namun, dalam perkembangannya pada tahun yang sama berganti nama kembali menjadi Marinir Infanteri-5 melalui Skep Dan Kormar Nomor Skep/01/I/1977 pada tanggal 25 Januari 1997.

Sedangkan tanggal 17 April 1979, Dan Kormar i mengeluarkan surat keputusan nomor Skep/14/IV/1979 yang mengatur tentang perubahan kedudukan dan nama Infanteri-5. Awalnya sebagai komando pelaksana kormar diubah menjadi Batalyon Infanteri-5 Marinir (Yonif 5 Marinir) sebagai satuan pelaksana Manif Mar dan kedudukannya langsung di bawah Dan MenifMar.

Baca Juga : MENGENAL YONIF 114, BATALYON INFANTERI RAIDER KHUSUS TNI AD

Tugas Pokok Batalyon Infanteri 5 Marinir

Tugas Pokok Batalyon Infanteri 5 Marinir

Yonif 5 Marinir memiliki tugas pokok sebagai satlak (satuan pelaksana). Brigade Infanteri 1/Marinir untuk membina keterampilan, kemampuan dan menyiapkan segala unsur pasukan pendaratan (pasrat) dalam pelaksanaan operasi ampibi atau operasi TNI AL lainnya. Yonif ini juga harus siap dalam operasi pertahanan, operasi pengamanan pulau-pulau terluar dan operasi-operasi strategis lainnya sesuai perintah komando atas.

Selain prajurit, tugas komandan batalyon infanteri 5 Marinir juga sangatlah berat. Komandan yang notabene seorang perwira harus memiliki dedikasi tinggi, kreatif, inovatif dan memiliki jiwa kepemimpinan dan manajerial yang handal. Dengan begitu, semua tugas pokok yang dibebankan kepada Batalyon Infanteri  5 marinir ini bisa dijalankan dengan baik dan optimal. Tugas-tugas pokok inilah yang membuat kedudukan Yonif ini sangat penting di dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republic Indonesia (NKRI).

Untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok Batalyon Infanteri 5 Marinir, beberapa kegiatan latihan rutin sering dilakukan. Seperti latihan excersis perahu karet, dayung, LRN atau Long Range Navigation, menembak (GPMG, Truvelo, SG 550, XRGL, Mortir 60mm) dan Rasus atau pendaratan khusus.

Tidak hanya latihan di atas, beberapa menu latihan lainnya juga diberikan baik itu berupa materi maupun praktik di lapangan. Latihan ini bertujuan untuk membina dan mengasah kemampuan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir.

Sebagai batalyon unggul, loyalitas, profesional dan Militan, Batalyon Infanteri 5 Marinir mengadakan drill pendaratan khusus (Ratsus), renang rintis, mobilisasi udara. Seluruh prajurit melaksanakan drill renang rintis dan drill perebutan sasaran di lapangan apel Kesatria Marinir Soeroto II Ujung, Semampir Surabaya. Latihan drill renang rintis ini dipimpin langsung oleh Serka Marinir Ratman selaku Dantim Regu Pandu Tempur Batalyon Infanteri 5 Marinir.

Nah itulah sedikit informasi mengenai Yonif 5 Marinir, Batalyon unggul yang loyalitas, profesional dan juga Militan. Diharapkan dengan adanya informasi diatas bisa menjadi lebih mengenal tentang Batalyon Infanteri 5 Marinir.

No more articles